Baru-baru ini, HL Solids Control berhasil mengirimkan lima set Sistem Pemisahan Bubur untuk Tunnel Boring Machines (TBM) ke Indonesia. Sistem ini akan digunakan secara luas dalam proyek-proyek terowongan pelindung lumpur, memberikan solusi pengolahan lumpur yang efisien dan mendukung perkembangan infrastruktur bawah tanah yang pesat di Indonesia.
Dengan efisiensi pemisahan yang tinggi, desain yang ringkas, dan penerapan yang mudah, sistem pemisahan bubur HL sekali lagi menunjukkan daya saing global peralatan kontrol padatan Cina di pasar internasional.

Meningkatnya Permintaan untuk Sistem Pemisahan Bubur di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam konstruksi infrastruktur bawah tanah, termasuk:
- Terowongan kabel listrik
- Jaringan pipa bawah tanah kota
- Sistem angkutan perkotaan
Metode TBM perisai bubur telah menjadi semakin populer karena:
- Efisiensi konstruksi yang tinggi
- Dampak lingkungan yang minimal
- Kemampuan beradaptasi yang kuat terhadap kondisi geologi yang kompleks
Namun, pemisahan bubur merupakan bagian penting dari operasi TBM. Ini secara langsung mempengaruhi:
- Efisiensi terowongan
- Stabilitas wajah
- Kepatuhan terhadap lingkungan
Hal ini menciptakan permintaan yang kuat untuk peralatan pemisahan bubur berkapasitas tinggi, presisi tinggi, dan andal.
Solusi Pemisahan Bubur yang Disesuaikan untuk Proyek di Indonesia
HL Solids Control telah mengembangkan solusi yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik pasar Indonesia. Sistem yang diekspor dirancang dengan:
- Kapasitas pemrosesan 500 m³/jam dan 750 m³/jam
- Konfigurasi yang fleksibel untuk berbagai skala proyek TBM
- Kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi geologi, termasuk:
- Batu keras
- Batuan yang lapuk
- Formasi campuran
Sistem ini cocok untuk keduanya:
- Proyek-proyek terowongan berskala menengah dan kecil
- Operasi TBM jarak jauh yang besar
Teknologi Pemisahan Multi-Tahap yang Canggih
Setiap sistem pemisahan bubur dilengkapi dengan tiga modul inti:
1. 1. Unit Penyaringan Kasar
- Menghilangkan partikel ≥300 mikron
- Bertindak sebagai pra-perawatan tahap pertama
- Melindungi peralatan hilir dan meningkatkan efisiensi
2. Desander Unit
- Menghilangkan partikel antara 74-300 mikron
- Mengurangi kandungan pasir hingga di bawah 3%
- Memastikan kinerja bubur yang stabil
3. Desilter Unit
- Memisahkan partikel halus (20-74 mikron)
- Mempertahankan kepadatan dan viskositas bubur
- Memungkinkan penggunaan kembali lumpur pengeboran
Proses pemisahan multi-tahap ini mengikuti prinsip:
👉 “Pemurnian dan pemanfaatan daur ulang secara bertahap”
Hal ini secara signifikan meningkatkan efisiensi sumber daya sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Mendukung Terowongan yang Berkelanjutan dan Efisien
Dengan menggunakan kembali bubur yang telah diolah, sistem ini membantu:
- Mengurangi biaya operasional
- Meminimalkan pembuangan limbah
- Memenuhi peraturan lingkungan yang ketat di Indonesia
Hal ini menjadikan sistem pemisahan lumpur HL sebagai solusi ideal untuk operasi pembuatan terowongan yang ramah lingkungan.
Memperkuat Kehadiran Global Peralatan Kontrol Padatan Tiongkok
Keberhasilan pengiriman kelima sistem ini menyoroti kemampuan HL yang kuat dalam:
- Desain teknik
- Kualitas produksi
- Pelaksanaan proyek internasional
Hal ini juga menandai tonggak sejarah lain dalam ekspansi ke pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, di mana permintaan untuk sistem pengolahan lumpur TBM terus meningkat.


