Dalam operasi pengeboran minyak dan gas, menjaga kebersihan cairan pengeboran (lumpur) sangat penting untuk kinerja yang efisien, umur peralatan yang panjang, dan keberhasilan secara keseluruhan. Peralatan pengendali padatan memainkan peran penting dalam menghilangkan serpihan bor dan partikel abrasif dari lumpur. Dua komponen utama dalam proses ini adalah desander dan desilter, keduanya memanfaatkan teknologi hidrosiklon untuk memisahkan padatan berdasarkan ukuran partikel.
Apa yang dimaksud dengan Desander?
Desander adalah perangkat kontrol padatan sekunder yang diposisikan setelah pengocok serpih dan degasser dalam sistem sirkulasi lumpur. Desander menggunakan hidrosiklon yang lebih besar (biasanya berdiameter 8-12 inci, biasanya 10 inci) untuk menghilangkan partikel padat yang lebih kasar dari fluida pengeboran.
- Penghapusan Ukuran Partikel: Secara efektif memisahkan padatan yang lebih besar dari 45-74 mikron (umumnya sekitar 40-50 mikron untuk titik potong 50%).
- Fungsi Utama: Menargetkan partikel seukuran pasir dan potongan yang lebih besar yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya oleh pengocok serpih.
- Kapasitas: Volume pemrosesan yang lebih tinggi karena kerucut yang lebih besar, sehingga cocok untuk menangani padatan kasar dengan konsentrasi tinggi.
Dengan menghilangkan partikel yang lebih besar ini lebih awal, maka desander mengurangi beban padatan pada peralatan hilir, mencegah beban berlebih dan meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan.

Apa yang dimaksud dengan Desilter?
Desilter adalah peralatan kontrol padatan tahap ketiga, biasanya ditempatkan setelah desander. Alat ini menggunakan hidrosiklon yang lebih kecil (biasanya 4-6 inci, paling sering 4 inci) untuk menyasar partikel yang lebih halus.
- Penghapusan Ukuran Partikel: Memisahkan padatan seukuran lumpur dalam kisaran 15-44 mikron (biasanya 15-25 mikron untuk potongan yang lebih halus).
- Fungsi Utama: Memoles lumpur dengan menghilangkan lumpur halus dan lempung yang melewati desander.
- Kapasitas: Throughput kerucut individu yang lebih rendah tetapi sering dikonfigurasikan dalam bank beberapa kerucut untuk laju aliran yang memadai.
The desilter memastikan cairan pengeboran tetap rendah dalam padatan halus, yang membantu mempertahankan sifat lumpur yang optimal seperti viskositas dan kepadatan.

Perbedaan Utama dalam Karakteristik Kerja
| Fitur | Desander | Desilter |
|---|---|---|
| Ukuran Hidrosiklon | Lebih besar (8-12 inci) | Lebih kecil (4-6 inci) |
| Rentang Pemisahan Partikel | 45-74 mikron (padatan yang lebih kasar) | 15-44 mikron (padatan yang lebih halus) |
| Titik Potong (Khas) | 40-50 mikron | 15-25 mikron |
| Kapasitas Pengolahan | Volume yang lebih tinggi per kerucut | Volume yang lebih rendah per kerucut (beberapa kerucut yang digunakan) |
| Posisi dalam Sistem | Setelah pengocok serpih, sebelum desilter | Setelah desander |
| Pola Pembuangan | Menangani pelepasan “tali” dalam skenario padatan tinggi | Lebih rentan tersumbat jika kelebihan beban |
Kedua perangkat beroperasi dengan prinsip sentrifugal yang sama: lumpur dipompa secara tangensial ke dalam kerucut, menciptakan pusaran yang memaksa padatan yang lebih berat ke dinding dan keluar dari aliran bawah (puncak), sementara cairan yang lebih bersih keluar dari luapan.
Kapan dan Mengapa Menggunakannya
- Tingkat Pengeboran Tinggi atau Sumur Dangkal: Mata bor berdiameter besar dan formasi yang longgar menghasilkan potongan kasar yang signifikan. Memasang desander di bagian hulu mencegah “pelepasan tali” (aliran bawah yang tebal dan seperti tali) di dalam desilter, memberikan kapasitas yang lebih besar untuk padatan kasar dan meningkatkan efisiensi desilter.
- Tingkat Pengeboran Rendah: Ketika produksi stek minimal (misalnya, kurang dari setengah ton per jam), desilter sering kali dapat memproses volume sirkulasi penuh saja, memungkinkan desander dilewati untuk kesederhanaan.
- Penggunaan Gabungan: Pada sebagian besar sistem, desander dan desilter bekerja bersama (sering kali diintegrasikan ke dalam pembersih lumpur dengan pengocok aliran bawah) untuk pemisahan bertingkat yang optimal.
Penggunaan desander dan desilizer yang tepat meminimalkan keausan peralatan, mengurangi degradasi lumpur, menurunkan biaya pembuangan, dan meningkatkan kinerja pengeboran.
Untuk solusi pengendalian padatan yang andal yang disesuaikan dengan kebutuhan pengeboran Anda, hubungi pakar kami hari ini. Kami berspesialisasi dalam kualitas tinggi hidrosiklon, pembersih lumpur, dan sistem kontrol padatan lengkap yang dirancang untuk efisiensi dan daya tahan maksimum.


